IDNMetro.com, Sipoholon – Pemerhati lingkungan Kabupaten Tapanuli Utara,Manapsir Nababan angkat bicara terkait maraknya penebangan kayu pinus di Kecamatan Sipoholon desa Hutaraja Hasundutan atau disebut Dolok Imun,Kamis 29 Juni 2023.
“Diminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara agar segera menghentikan penebangan yang terjadi disana,dan bahkan menyita peralatan yang dipergunakan untuk melakukan penebangan dan bahkan transportasi yang digunakan mengantar potongan kayu pinus” tegas Manapsir Nababan.
Lanjut Manapsir Nababan, Penebangan hutan secara liar (illegal logging) merupakan salah satu perbuatan yang dapat membuat kerusakan di muka bumi, karena perbuatan tersebut merupakan salah satu tindakan melawan hukum dengan cara menebang, mengangkut, dan menjual kayu yang dilakukan tanpa izin dari suatu wilayah.
Untuk itu kita berharap agar pihak Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara agar segera memberi tindakan kepàda pengusahanya MS yang diduga kebal hukum.”Kita sudah berkordinasi dengan Kabid pemanfaatan hutan Provinsi Sumatera Utara Pak Albert Sibuea,bahwa kedatangan MS ke Dinas Kehutanan Provsi Sumatera Utara pada tanggal 13 Juni 2023 untuk mengurus izin penebangan di Dolok Imun,namun tidak diberikan dinas terkait”.
Kabid Pemanfatan Hutan dan Perhutanan Sosial Lingkungan Hidup dan Hutan Albert Sibuea saat dikonfirmasi menjelaskan,”Kedatangan Maya Situmorang pada 13 Juni 2023 ke ruangan saya untuk mengurus izin penebangan di Dolok Imun,namun tidak kita berikan,bahkan surat Bupati Tapanuli Utara sudah ada untuk melarang penebangan disana”.
Sementara Maya Situmorang belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi terkait Setelah saya Konfirmasi Kabid Pemanfaatan Hutan Provsu Pak Albert Sibuea,bahwa kehadiran kakak pada 13 Juni 2023 di Dinas Kehutanan Provsu untuk mengurus izin penebangan di dolok imun,namun Bapak Albert Sibuea tidak memberikan,bahkan surat Bupati telah ada untuk melarang,supaya tidak ada lagi penebangan dolok imun.Kenapa masih ada penebangan di Dolok Imun kak,yang disebut kakak sebagai pengusahanya ?
Laporan : Dedy Hutasoit.








