IDNMetro.com, Taput – Kemendagri sebenarnya sudah meminta Pemda Perkuat Kemitraan dengan Dekranasda dalam Pengembangan UMK di Daerah
Dimana Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi sebelum ya meminta Pemerintah Daerah agar memperkuat kemitraan dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam melakukan pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di daerah.
Hal tersebut disampaikan Teguh pada sesi diskusi Rapat Kerja Daerah Dekranasda disejumlah daerah provinsi dengan tema “Sinergitas Program Kegiatan Dekranas, Dekranasda Provinsi dan Dekranas Kabupaten/Kota Se-disetiap Provinsi”.
Yang jadi bahan pertanyaan, banyaknya anggaran Hibah untuk Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara dari mulai Tahun 2014-2021 yang peruntukan untuk UMKM,namun hasilnya tidak ada berdampak kepada masyarakat pengusaha UMKM untuk peningkatan ekonomi.Apakah anggaran tersebut diperuntukkan untuk sekelompok orang atau pribadi ? Sebut Direktur Eksekutif IP2 BAJA Nusantara Ir.I.Djonggi Napitupulu, Kamis (28/11).
Djonggi Napitupulu menguraikan,dari mulai Tahun 2014 Dekranasda telah mendapat dana Hibah Rp 350.000.000,2015: Rp 750.000.000,2016: Rp 1.250.000.000,2017: Rp 950.000.000,2018: Rp 950.000.000,2020: Rp 800.000.000 dan 2021: Rp 350.000.000.Apakah feedback besaran anggaran ini dalam hal peningkatan UMKM termasuk Penenun di Kabupaten Tapanuli Utara,atau apakah anggaran tersebut kebanyak dihabiskan untuk perjalanan keluar kota ?
Untuk itu kita sangat berharap kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) supaya menyelamatkan uang Negara yang diperuntukkan sebagai Hibah untuk Dekranasda guna peningkatan kesejahteraan para pengusaha UMKM.harap Djonggi.
Mantan Ketua Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara Satika Simamora,SE.MM memilih bungkam saat diminta penjelasannya atas penggunaan dana Hibah untuk Dekranasda dari mulai Tahun :
2014: Rp 350.000.000
2015: Rp 750.000.000
2016: Rp 1.250.000.000
2017: Rp 950.000.000
2018: Rp 950.000.000
2020: Rp 800.000.000
2021: Rp 350.000.000 ?
Juga mantan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan yang juga suami Satika Simamora, saat diminta agar dibantu supaya Ibu Satika Simamora memberikan jawaban atas penggunaan dana Hibah mulai 2014-2021.
”Juga Nikson Nababan tidak mau memberikan jawaban”. (Dedy Hutasoit)