Model
Berita

Ada Dugaan Kejanggalan dan Keterlibatan Oknum Anggota Polisi, Kadiv Propam Mabes Polri dan Kabid Propam Poldasu Diminta Dalami Kasus Penangkapan 3 Orang Pelaku Narkoba

×

Ada Dugaan Kejanggalan dan Keterlibatan Oknum Anggota Polisi, Kadiv Propam Mabes Polri dan Kabid Propam Poldasu Diminta Dalami Kasus Penangkapan 3 Orang Pelaku Narkoba

Sebarkan artikel ini
Model

IDNMetro.com, Taput – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya memimpin rapat terbatas (ratas) yang membahas mengenai pemberantasan dan penanganan kasus narkoba, Senin 11 September 2023 di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam arahannya, Presiden memerintahkan jajaran terkait untuk melakukan terobosan dalam menangani penyalahgunaan narkoba ini.

Model

“Hari ini saya ingin mengajak kita semua untuk mencari sebuah lompatan terobosan agar kejahatan luar biasa ini bisa kita kurangi, kita selesaikan dengan baik,” ujar Presiden.

Kedua, Presiden meminta penegakan hukum yang tegas terhadap tindakan pidana narkotika sehingga memberikan efek jera.

“Mulai penegakan hukum yang tegas, sehingga memberikan efek jera. Karena kita tahu juga banyak oknum aparat penegak hukum kita yang terlibat.

Yang menjadi pertanyaan, pihak Polsek Siborongborong pada wilayah hukum Polres Tapanuli Utara melakukan penagkapan di Cafe Amor Star Siborongborong yang di duga tanpa ada barang bukti, namun pihak Polsek dan Polres Tapanuli Utara tidak pernah melakukan pemeriksaan terhadap pengusaha Cafe, bahkan yang tertangkap menerangkan kepada sejumlah awak Media melalui Messengernya, bahwa ada keterlibatan oknum anggota Polisi atas barang haram tersebut,bahkan juga menyebut “sude ma halaki,terutama Kapolsek S (semualah mereka,terutama Kapolsek S).tulis SN dalam Messengernya yang diberikan kepada sejumlah awak Media.

Lanjut SN menulis pada Messengernya,adong dope digintjah nyon satingkat nai, dht akka Narkoba na pe huboto do Uda idia ibaen (masih ada diatasnya ini, sampai Narkobanua pun dimana dibuat saya tau). Nadi kambing hitamkan par-Polres do ahu dohot si Dani Sitompul do ahu ni (yang dikambing hitamkan Polresnya aku bersama si Dani Sitompul aku ini). Dht adong tong Polisi na manjajihon Narkoba tu ahu (Bahkan ada juga Polisi yang menjanjikan Narkoba samaku ),lengkap do chat nami (lengkapnya chat kami) ucap SN melalui messengernya.

 

Menanggapi hal itu,setelah sejumlah masyarakat Kecamatan Siborongborong khususnya pasar Siborongborong mengatakan,”kita harap pihak Kadiv Propam Mabes Polri dan Kabid Propam Polda Sumatera Utara mendalami atas penangkapan SN dalam kasus Narkoba, sebab sebelum penangkapan kita pernah komunikasi dengan SN.Bahkan SN pernah menyampaikan kepada kita,”makan pun sudah terancam,apalagi memiliki barang haram tersebut”. Sehingga SN tidur dan makan berpindah-pindah kerumah rekan-rekannya”.

Bahkan SN pernah cerita,bahkan sertifikat tanahnya tergadai pada seorang pengusaha,”mungkin pengusaha dimana SN ditangkap dalam kasus Narkoba tersebut.

Untuk itu kita berharap agar pihak terkait agar dapat mengembangkan atau mendalami kasus penangkapan SN,”dia (SN) hidup sebatang kara saat ini semenjak ditinggal orang tuanya (Bapaknya) setelah meninggal dunia,sementara Ibunya sudah lama meninggalkannya semenjak SN lahir” harap sejumlah warga.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Jahanson Sianturi,Sik saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Tapanuli Utara IPDA B Gultom baru-baru ini terkait Sepertinya ada dugaan permainan atas pemberatasan Narkoba ini di Wilayah Hukum Polres Tapanuli Utara,Dimana pihak Polres Tapanuli Utara menangkap terduga pelaku tanpa ada barang bukti di Amor Cafe star.Apakah pihak pemilik Cafe sudah di periksa pihak Polsek Siborongborong maupun pihak Polres Tapanuli Utara ?

“Tak ada permainan apapun terkait dengan penangkapan narkoba.

Polri bekerja dengan serius tanpa pandang bulu terhadap semua pelaku penyalahgunaan narkoba.

Penangkapan tsk di cafe star masih tetap pengembangan.

Setelah pemeriksaan selesai nanti akan kita buka secara transparan,  siapa pelaku dan juga yang terlibat. Anggota polri pun kalau ada yang terlibat tetap akan di proses”.jawab IPDA B Gultom.

Saat ditanya kembali, yang disebut inisial DS apakah sudah dimintai Keterangannya ?

“Untuk saat ini masih tahap Pengembangan Perkembangan akan kita infokan kembali” terang IPDA G.Gultom

Kembali Kasi Humas ditanya, ,apakah pemilik Cafe Amor sudah dimintai keterangan dan inisial DS serta inisial S yang merupakan oknum anggota Polsek Siborongborong sesuai keterangan SN yang tertangkap di Cafe ?

“Kasi Humas Polres Taput belum memberikan jawaban lanjutan”.

Menko Polhukam Mahfud MD belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi oleh tim awak media  terkait Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas (ratas) yang membahas mengenai pemberantasan dan penanganan kasus narkoba, Senin (11/09/2023), di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam arahannya, Presiden memerintahkan jajaran terkait untuk melakukan terobosan dalam menangani penyalahgunaan narkoba ini.

“Mulai penegakan hukum yang tegas, sehingga memberikan efek jera. Karena kita tahu juga banyak oknum aparat penegak hukum kita yang teelibat.

Yang menjadi pertanyaan,pihak Polsek Siborongborong pada wilayah hukum Polres Tapanuli Utara melakukan penagkapan di Cafe Amor Star Siborongborong yang di tanpa ada barang bukti,namun pihak Polsek dan Polres Tapanuli Utara tidak pernah melakukan pemeriksaan terhadap pengusaha Cafe,bahkan yang tertangkap menerangkan kepada kita selaku reporter media,bahwa ada keterlibatan oknum anggota Polsek atas peredaran Narkoba.Bagaimana tanggapan Menko Polhukam atas dugaan keterlibatan oknum dan pengusaha tersebut,dan apakah ini merupakan tindakan menentang statemend Presiden RI ?

Laporan : Dedy Hutasoit