Model
Berita

Anggaran Pengadaan Lahan Sport Center Rp. 661.650.000.00 Juta di Desa Parbubu Dolok  Kabupaten Taput Disoal 

×

Anggaran Pengadaan Lahan Sport Center Rp. 661.650.000.00 Juta di Desa Parbubu Dolok  Kabupaten Taput Disoal 

Sebarkan artikel ini
Model

IDNMetro.com, Taput – Seputar pembangunan Sport Center di Desa Parbubu Dolok, Kecamatan Tarutung Viral di Kabupaten Tapanuli Utara, dan Program ini adalah Program yang di banggakan oleh Bupati Tapanuli Utara selama di kepemimpinanya.

Namun, dihari-hari terakhir akhir jabatan Bupati Dr. Drs. Nikson Nababan, MSi Sejumlah Proyek  di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang sumber pembiayaannya Dari APBD Pemkab Tapanuli Utara menuai sorotan Publik.

Model

Sahala Arfan Saragih dalam akun Facebooknya, yang acap kali menyuarakan ataupun menyoroti proyek-proyek yang sumber dananya dari APBD, dan ataupun Kinerja aparatur Pemerintah Kabupaten Tapapanuli Utara.

Seperti Pembangunan Sport Center yang berada di Desa Parbubu Dolok, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, masih menuai pertanyaan Publik, seputar transparansi anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan lahan, Konstruksi Pematangan, Pembangunan sarana dan prasarana standard pendukung yang disebut-sebut sebagai Sport Center di Tapanuli Utara.

Terkait dengan hal tersebut beberapa reporter Media  mencoba mengkonfirmasi sejumlah pejabat di Dinas Perkim Kabupaten Tapanuli Utara, diantaranya : Kepala Dinas (Budiman Gultom), Boby Simanjuntak (PPK proyek pembangunan lapangan sepakbola) , saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsAppnya, Jumat 22 Maret 2024, belum bersedia memberikan informasi seputar pembangunan Sport Center tersebut.

Namun, Tohom Silaban Sekretaris Dinas Perkim ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp nya,  seputar informasi tentang Sport Center tersebut, Jumat 22 Maret 2024 beliau menyampaikan bahwa : ” pengadaan lahan untuk Sport Center dengan anggaran sebesar Rp. 661.650.000,-00., dengan Luas  : 49.900 M². Tahun Anggaran 2020.

Namun, untuk pembangunan tidak diposkan di Dinas Perkim, hanya pengadaan rumput yang dianggarkan di Dinas Perkim sebesar Rp.180 juta, sebut Tohom Silaban.

Pantauan reporter awak media di lokasi Sport Center tersebut, bahwa pematangan lahan masih jauh dari yang disebutkan sebagai Sport Center, dan lapangan sepakbola tersebut terpantau ada genangan air  disisi sebelah Timur, dan ditengah-tengah lapangan, dan rumput yang ditanam di lapangan sepertinya rumput lokal, diduga asal-usul rumput tersebut tidak jelas. PPK kegiatan proyek penanaman rumput tersebut tidak berani memberikan informasi ketika dikonfirmasi awak media ini. (Dedy Hutasoit)