IDNMetro.com, Pematangsiantar – Pembangunan Drainase di Jalan Nagahuta, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar diduga melakukan kecurangan yaitu menggunakan material bekas.Hal itu diketahui awak media ketika berada dilokasi seminggu yang lalu.
Menurut plank proyek yang terpajang, pembangunan darinase tersebut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pematangsiantar yang bersumber dari APBD Kota Pematangsiantar.

Dipapan plank proyek tertulis Program pengelolaan dan pengembangan sistem darinase yang bersumber dari APBD Kota Pematangsiantar dengan biaya pelaksanan sebesar Rp.969.798.00 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender dan Mas Ayu/ Bona Tunas Lumbangaol selaku penyedia jasa.
Dalam pengerjaan itu terlihat tidak semua dibangun, hanya yang rusak saja dibangun seperti dari awal dari Perumahan Rindam, Sekolah Dasar kemudian tidak jauh dari Masjid dan yang terakhir jalan menuju ke Batu 5.
Pasangan batu Padas dari darinase yang dibongkar disatukan dengan batu Padas yang baru dan ditumpukkan disepanjang darinase yang akan dibangun.
Ketika dikonfirmasi salah satu pekerja dilokasi terakhir yang menuju jalan ke Batu Lima mengatakan sedikit sajanya dipakek itu bg katanya seminggu lalu dilokasi.
Ditempat berbeda salah satu tukang ketika itu sedang berada depan SD ketika disinggung soal material bekas disatukan dengan yang baru mengatakan mungkin saja dipakek bang, tapi lebih jelasnya tanyakan saja langsung kepengawas bang, jelasnya.
“Kalau tukangnya yang atas sama disini beda bang,Pemborongnya sama” katanya memperjelas.
Sementara itu Kadis PUTR Kota Pematangsiantar, Sofian Purba ketika dikonfirmasi mengatakan trims infonya ya bos.
“Trims infonya Bos. Akan ditindaklanjuti dilapangan oleh pengawas agar dalam pelaksanaan sesuai dengan kontrak” tulis Sofian lewat pesan singkat WhatsApp, Jumat (26/7/2024) sekira jam 18.31 wib.
Kemudian ketika ditanyak kembali kenapa pesan masuk yang telah dikirim dihapus sekira jam 18.37 Wib ,Kadis PUTR kota Pematangsiantar tidak menghiraukan pesan WhatsApp yang telah dikirim.
Selanjutnya, Kamis (1/8/2024) pagi tadi ketika berada di lokasi terlihat dititik bagian terakhir menuju ke Batu 5 tumpukan batu yang disatukan material bekas dan baru diduga sudah digunakan (Trg)