IDNMetro.com, Medan – Ratusan Massa datangi Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis 22 Juni 2023.
Kedatangan mereka ke Kantor Gubernur Sumut, setidaknya ada 8 tuntutan Kepada Pemerintah Provinsi (Provsu) Sumatera Utara.
Tuntutan yang pertama yaitu agar Hakim Mahkamah Konktribusi mencabut/membatalkan Omnibus Law UU “perbudakan” Cipta Kerja.
Kedua, segera sahkan RUU Perlidungan Pembantu Rumah Tangga (PRRRT) yang “manngkrak”selama 17 tahun di DPR-RI.
Ketiga, Tolak Omnibus Law RUU Kesehatan.
Keempat, Tolak aturan Parlementary & Presidentary Thersold.
Kelima, Cabut/batalkan Permenaler No.5 tahun 2023 tentang Pemotongan Upah 25%.
Keenam, agar Gubsu Cq. Kadisnaker Prov. Sumut segera memproses dan menyelesaikan kasus-kasus ketenagakerjaan yang “mandeg” penanganannya selama bertahun-tahun di Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan Provsu Sumatera Utara.
Ketujuh, agar Gubsu &Wakik Rakyat DPRD-SU segera menyelesaikan kasus-kasus Rakyat miskin di Prov. Sumut.
Dan yang terkahir TOLAK OKUPASI ILEGAL yang diduga dilakukan oleh PTPN II terhadap Tanah para Petani di Seluruh Sumatera Utara.
Dipimpin oleh Presiden Exco Partai Buruh Said Iqbal bersama Pengurus Exco Partai Buruh se-Sumut serta dari berbagai organisasi buruh diSumut diantaranya yakni berkumpul di depan kantor Gubernur Sumatera Utara.
Dilokasi, Said Iqbal dalam orasinya mengatakan ini aksi kami yang ke-9, kemaren kita melakukan aksi didepan MK. Hanya satu tuntutan kami yaitu meminta pemerintah dan DPR mencabut Omnibus Law Cipta Kerja.
Sambung Said, dalam orasinya kemaren Said menyebut bahwa Menko Perekonomian pengecut karena tidak hadir pada sidang di MK.
Darisana, “Kami menyayangkan, Menko Perekonomian sebagai otak daripada pembuatan undang undang Cipta Kerja tidak hadir. Bahkan anggota DPR juga tidak hadir dipanggil pada sidang Mahkamah Konstitusi kemarin,” ucapnya.
“Kami meminta kepada Gubernur Sumatera Utara, DPRD Sumatera Utara agar mendengar suara rakyat. Kalau ini tidak didengar kami akan memastikan mogok nasional. Lima juta buruh akan keluar dari pabrik dan stop kerja secara nasional,” tegas Said iqbal.
Masih kata Said, Aksi Bergelombang Partai Buruh sudaj dilakukan seperti di Kota Jakarta-DKI Jakarta-Banten,Bandung- Jawa Barat, Semarang – Jawa Tengah, Surabaya – Jawa Timur, Batam- Kepri dan hari ini, Kamis 22 Juni 2023 di Kota Medan-Sumut
Turut hadir juga Ir. H. Said Iqbal, ME yang merupakan Presiden Exco Partai Buruh, Riden Hatam Aziz, Ketua Mahkamah Exco Partai Buruh serta Ketua Pemenangan Pemilu Exco Partai Buruh Sumatera Utara, Ilham Syah Boing dan juga Exco Partai Buruh Kota Pematangsiantar. (Tim)