Model
Berita

Kecamatan Siantar Martoba Semakin Dilirik Bandar Narkoba, Tanjung : Bu Walikota Lihat Kami Wargamu

×

Kecamatan Siantar Martoba Semakin Dilirik Bandar Narkoba, Tanjung : Bu Walikota Lihat Kami Wargamu

Sebarkan artikel ini
Model

IDNMetro.com, Pematangsiantar – Tak henti-hentinya, Kecamatan Siantar Martoba menjadi sasaran empuk incaran para bandar narkoba untuk memperoleh keuntungan dari peredaran narkoba.

Belum lagi narkoba asal Jalan Medan, Gang Bajigur, Kelurahan Pita yang dikelola UH bersama rekan-rekannya hingga kini tak kunjung diberantas, sudah datang lagi pemain baru mata cipit “SG” keturunan Tionghoa yang beroperasi di Simpang Kerang,  jalan Sumber Jaya II, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Model

Hal itu membuat salah satu warga bermarga Tanjung resah akibat semakin merajalelanya peredaran narkoba di Kecamatan Siantar Martoba saat dijumpai, Rabu (8/2/2023) sore diseputaran jalan Adeirma, Kota Pematangsiantar.

Sebelumnya, diakun sosial media Facebook, Selasa (7/2) malam tanjung sempat membalas komentar di Group Ayo Peduli Kota Pematangsiantar mengatakan disimpang Kerang Sumber Jaya II dan sekitarnya juga semakin marak peredaran narkoba jenis sabu. Mohon perhatiannya kepada Ibu Walikota Siantar agar dapat bekerjasama dengan Polresta Pematangsiantar.

Tanjung melihat , kalau hal itu semakin dibiarkan begitu saja terkhususnya diKecamatan Siantar Martoba dapat membahayakan semakin banyak generasi anak bangsa terjerumus yang namanya dari penyalahgunaan narkoba.

Lanjut Tanjung menjelaskan, ketepatan saya bertempat tinggal di Simpang Kerang, Jalan Sumber Jaya II dan selaku orangtua tentunya saya tidak menginginkan daerah saya seperti Jalan Medan, Gang Bajigur viral peredaran narkoba.

Kurang lebih setahun “SG” menjalankan bisnis narkobanya disini berawal dari ia mulai mengontrak rumah diPerumahan Asido III hingga memiliki rumah di Gang Bengkel Las ungkap Tanjung.

Dikatakan Tanjung lebih Lanjung, ” Mainnya tidak seperti bajigur Man secara terang-terangan seperti jual kacang goreng, mungkin mereka sudah saling kontak untuk ketemu”.

“Tak jauh dari rumahnyalah mereka sering melakukan transaksi, pertama dulu gang rumahnya dapat baru gang Kolam. Mereka ketemu dipinghir jalan tak lama kemudian langsung pergi” Kata Tanjung.

Selaku masyarakat, saya mohon dan berharap kepada Walikota Pematangsiantar, dr. Susanti Dewayani supaya lebih perduli dalam hal pemberantasan narkoba.

“Lihat kami Bu Walikota sebagai wargamu, mau sampai kapan Kecamatan Siantar Martoba diincar para bandar narkoba. Jangan biarkan generasi anak bangsa semakin banyak terjerumus dari penyalahgunaan narkoba akibat ulah bandar narkoba yang hanya memikirkan keuntungan ” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayang, Walikota Pematangsiantar dr. Susanti Dewayani belum dapat dimintai keteranganya terkait peredaran narkoba yang semakin merajalela di Kecamatan Siantar Martoba. (IDN/Tim)