Model
Berita Daerah

Penurunan Stunting, Dosmar Banjarnahor Berharap Bindes Sepenuh Hati Melayani Kesehatan Warga

×

Penurunan Stunting, Dosmar Banjarnahor Berharap Bindes Sepenuh Hati Melayani Kesehatan Warga

Sebarkan artikel ini
Teks dan Photo : Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, bersama Para Tenaga Kesehatan Puskesmas Saitnihuta, Bidan Desa, Kepala Desa, Perangkat Desa, foto bersama.
Model

IDNMetro.com, Humbahas – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor mengharapkan seluruh bidan desa untuk turun langsung dengan mengabdikan dirinya melayani kesehatan warga desanya.

Model

Dengan melakukan cara, mendatangi satu persatu warga yang ada dimasing-masing daerah tugasnya untuk memeriksa kondisi balita dan ibu hamil.

Selain itu, bidan desa juga harus bisa memberikan penyuluhan pada masyarakat pranikah, pasca nikah, ibu hami hingga pasca hamil.

” Disinilah penting peran bidan desa dalam penurunan stunting. Karena peran bidan dalam mendampingi dan memberi penyuluhan terkait pola asuh yang benar bagi para ibu,” katanya, Jumat (17/2) di Puskesmas Saitnihuta Kecamatan Dolok Sanggul.

Masih dikatakan Dosmar, bahwa penurunan stunting adalah juga tugas besar yang harus dituntaskan bersama. Tidak hanya bidan desa, kepala desa, perangkat desa juga harus ikut berperan.

Dan menjadi penting, menurut Dosmar, apabila para ibu mengkonsumsi nutrisi yang cukup dengan pola hidup sehat, serta anak diasuh dengan penuh kasih sayang serta gizi tercukupi, maka risiko stunting dapat dihindari atau bahkan dihilangkan.

” Apa nanti kebutuhan bidan desa, mintakan saja kepada masing-masing kepala desanya. Karena, anggaran untuk dalam penanganan stunting maupun kesehatan sudah ada ditampung di desa. Mulai, beli susu, dan makanan lainnya,” kata Dosmar.

” Jadi kalianlah (bidan desa) garda terdepan, peran penting dalam penurunan stunting. Jadi, kami bermohon agar para ibu bidan dengan sepenuh hati melayani kesehatan warga,” harap Dosmar.

Dikesempatan itu juga, Dosmar meminta kepada Puskesmas, agar melakukan pendataan tentang stunting harus benar-benar akurat, untuk nantinya dapat diberikan bantuan berupa vitamin ataupun makanan tambahan.

” Kita jangan berpatokan dengan pengukuran, harus terlebih data yang akurat dan segera melaporkan kepada kepala desa agar nantinya dapat dialokasikan dari Dana Desa untuk memberikan bantuan berupa vitamin,” kata Dosmar.

Sementara itu, salah satu bidan desa meminta kepada Bupati agar alat pengukur diseragamkan atau diserupakan setiap desa. Agar data yang didapat stunting bisa akurat dan tidak berbeda-beda acuannya.

Laporan : Sulaiman Purba