Model
Berita Daerah

RS Tetap Beroperasi Edarkan Narkoba di Parluasan, Pierson : akan Diselidiki dulu mencari Alat Bukti untuk langkah selanjutnya

×

RS Tetap Beroperasi Edarkan Narkoba di Parluasan, Pierson : akan Diselidiki dulu mencari Alat Bukti untuk langkah selanjutnya

Sebarkan artikel ini
Teks dan Photo : Ilustrasi
Model

IDNMetro.com, Pematangsiantar – BNNK kota Pematangsiantar baru-baru ini melakukan penggrebekan peredaran narkoba jenis Ganja, Sabu-sabu dan Pil Ekstasi yang dikendalikan oleh RS, dalam hal ini peredaran yang dikomandoi oleh RS masih tetap terus berjalan dengan mulus.

Penelusuran tim awak media dilapangan salah satu lokasi di Sukadame, Parluasan masih berlangsung transaksi peredaran narkoba. Kamis (12/9/2024).

Model

Dilokasi salah seorang warga ditemui disalah satu halte Gok mengatakan  peredaran narkoba terus berlangsung walaupun baru-baru ini digrebek oleh BNNK kota Pematangsiantar

“Narkoba itu ya bang, mana ada berhenti tetap selalu melakukan transaksi di terminal itu. Mereka beroperasi mulai dari pagi hingga malam bang” ungkap pria paruh baya tersebut namanya tidak mau disebutkan.

“Saya tidak mau nama saya ditulis di media bang, karena saya takut terancam. Dimana saya sehari-hari mengais rezeki disekitaran terminal Parluasan ini” jelasnya yang sehari-hari sebagai sopir angkut ini.

Lanjutnya, ia juga mengakui peredaran narkoba yang beroperasi disekitaran terminal tersebut dikendalikan oleh RS, yang ditangkap BNN jumat kemaren adalah anggota RS.

“Bandarnya RS yang rumahnya diseberang SPBU depan Polsek itu, tiga orang yang diamankan BNN itu adalah anggota RS dan mereka yang ditangkap itu mengakui itu barang milik RS” katanya sambil menunjukkan rekaman vidio tentang penangkapan narkoba di Parluasan.

“Pada waktu penggrebekan yang dilakukan BNN dari rumah RS itu ditemukan beberapa paket narkoba jenis sabu dan pil ekstasi serta bong” terangnya.

“Lebih parah lagi RS sampai sekarang masih berkeliaran walaupun ketiga orang tersebut adalah orangnya RS dan barang bukti pun miliknya RS” ungkapnya lagi dengan heran kali.

Menanggapi hal ini, tim media ini melakukan konfirmasi terhadap BNNK kota Pematangsiantar melalui Kasi Brantas BNNK kota Pematangsiantar Pierson Ketaren mengatakan satu orang yang kita tangkap, sesuai keterangan saksi-saksi bahwa dia datang untuk menagih utang, jadi dia kita rehab karna hasil tes urine positif.

“2 orang kita antar ke propinsi, karna petunjuk dari atas, bahwa proses penanganan hasil tangkapan dari BNNK di propinsi, perkembangannya belum tau bos. Kalo nanti ada informasi aku sampaikan ya, trimakasih” sebutnya.

Pierson Ketaren juga berkata “akan kita selidiki dulu, baru kita putuskan langkah selanjutnya. Kalo ada informasi lagi tolong kabari, bagi kami sangat membantu” ujarnya.

“Masih butuh penyelidikan bos. Iya, tapi kita masih mencari alat bukti, belum ada saksi yang kita temukan” jelas Pierson, Jumat (13/9) siang.

Untuk diketahui NNK kota Pematangsiantar melakukan penggrebekan di terminal Sukadame, Parluasan Jumat 6 september 2024. Dari hasil penggrebekan tesebut BNN berhasil menangkap 3 orang terduga pengedar narkoba yakni RM, HS dan RD dengan barang bukti narkoba jenis sabu dan ganja.

Berdasarkan pengembangan petugas berhasil menyita barang bukti jenis sabu 54 paket, pil ekstasi, bong, timbangan digital dan uang tunai. Pada waktu penggrebekan bandar narkoba yang dinahkodai RS tidak ditangkap dan berhasil melarikan diri. (Tim)