IDNMetro.com, Pematangsiantar – Pemenang lomba pada penutupan FPN 2023 LPP RRI Medan Pergelaran Monolog ‘Tun Teja’ Karya Yusrianto Nasution yang diperankan Teater Iqra Medan menjadi penutup rangkaian Festival Pelajar Nusantara (FPN) RRI Medan 2023 digelar serentak seluruh RRI Se_Indonesia mendapat apresiasi dari seluruh penonton yang hadir berlangsung pada Rabu lalu di Gedung Auditorium RRI Medan.
SMKS Teladan Pematangsiantar tampil menawan dengan penampilan tari kreasi berjudul “Culture of Indonesia” yang memukau dan berhasil mendapatkan skor tertinggi dan berhasil meraih juara I. Karena Keberhasilan mereka dalam menggabungkan elemen-elemen kreativitas, koreografi, kostum, dan ekspresi membawa mereka meraih gelar juara.
Dewan juri Lomba Tari Nusantara memastikan penilaian yang adil dan ketat, dengan memperhatikan berbagai aspek seperti kreativitas tarian, koreografi yang ditampilkan, kostum yang digunakan dan ekspresi para penari.
Sebelumnya, FPN yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, resmi ditutup Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Yonas Markus Tuhuleruw melalui video virtual.
Kiki Koswara sebagai pemandu acara sekaligus panitia dari RRI Medan menyampaikan bahwa kegiatan tari kreasi diikuti Sebanyak 25 peserta, dewan juri sebanyak 3 orang merupakan juri yang sangat kompeten di bidang seni tari.
Dari pantauan terlihat beberapa sekolah SMA/MA/SMK dari Kota Medan, Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi dan bahkan dari Kota Pematang Siantar mengikuti ajang tersebut.
Dina mengatakan, tahun ini RRI Medan mempertandingkan tiga jenis perlombangan yakni, Tari Kreasi Nusantara yang diikuti 25 tim, Monolog 25 peserta, dan Mobile Legend 32 tim.
“Ketiga jenis lomba ini masing-masing utusan dari sekolah yang ada di Medan dan Sumatera Utara. Minat dan antusias pelajar untuk mengikuti kegiatan ini cukup besar. Semoga tahun depan semakin meningkat,” ucapnya.
Sementara, Kepala LPP RRI Medan Azhari Bahariawan Thalib menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang telah mensukseskan kegiatan ini. Azhari mengucapkan terima kasih kepada sekolah, para guru serta pelajar yang sangat antusias mengikuti tiga perlombaan yang ada di FPN 2023.
Menurut Radit peserta dari kelas XI AK mengaku bangga bisa mengikuti diajang perlombaan tari RRI Medan di tingkat Sumatera Utara merasa bangga dan senang karena berhasil membawa nama sekolah dan kota saya sendiri di tingkat provinsi.
“Kalo bukan bimbingan dari Ibu Hildayanti Nasution S.Pd serta dukungan dari sekolah, saya tidak berani tampil di depan banyak orang, dari pengalaman menari ini dapat mengajarkan saya sesulit apapun yang kita jalani dengan tulus pasti akan berhasil,” ujar Radit menyakini.
Lain lagi dengan Shiva yang juga siswa kelas XI AK pada kegiatan lomba ini para panitia dan peserta tari datang tempat waktu.
“Pelajaran yang bisa saya ambil adalah menerapkan perilaku untuk disiplin, para juri juga menilai dengan profesional, memperlakukan peserta dengan baik dan adil tanpa memandang asal peserta,”
Begitu juga dengan kesan Diva Kelas XI AK bisa menambah ilmu didapat dari acara festival yang di selenggarakan oleh RRI Medan.
“Saya mendapatkan ilmu dan pengalaman, kami juga merasa senang, bangga karena bisa mengharumkan nama sekolah, dan juga dapat menjadikan karya peserta lain sebagai inspirasi,” Kenang Diva.
Menurut Prihan Kelas XI RPL.2 kami sangat senang dan bangga dapat meraih juara 1 pada acara yang diadakan oleh RRI Medan tepatnya didalam ajang tari kreasi Nusantara.
“Bagi kami tari bukan hanya sekedar tentang gerak, tetapi bagaimana rasa yang akan ikut mengalir di dalamnya karena diajang tersebut kami dapat menambah wawasan baru dari peserta lain dan dapat menciptakan karya baru bersama pembimbing jam,” ujar Prihan senang.
Begitu juga dengan Eliza Siswi kelas XI AK mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan sekolah dan pembimbing yang sudah melatih dengan sabar dan telaten hingga bisa mengikuti perlombaan di tingkat Sumatra Utara.
“Betapa kerasnya usaha ini hingga mendapatkan juara 1 ini, tentunya bisa menampilkan yang terbaik untuk mengharumkan nama sekolah,” ucap Eliza terharu.
Hildayanti Nasution, S.Pd., salah seorang pelatih yang juga merupakan official sekaligus pelatih dari SMKS Teladan Pematangsiantar menyampaikan sangat antusias terhadap kegiatan ini, bahkan mereka rela bermalam di kota Medan agar pada saat penampilan bisa maksimal.
“Akhirnya semuanya terbayar dengan berhasilnya kami menyisihkan 24 peserta lainnya yang datang dari berbagi kota dan kabupaten yang ada di Sumatera Utara hinggah meraih juara ,” Ujarnya bangga.
Sudarlian, SPd., MSi. selaku Kepala SMKS Teladan Pematangsiantar saat ditemuin diruang kerjanya Kamis 2 November 2023 mengucap rasa syukur dan bangga dan selalu memberi apresiasi atas prestasi yang diraih anak didiknya.
“Apa yang diraih oleh anak didiknya semua itu terlepas dari bimbingan ibu Hildayanti Nasution S.Pd., yang bertangan dingin yang selalu membawa prestasi disetiap ajang lomba yang diikuti dan berharap semoga kedepannya prestasi tim tarinya bisa mencapai sampai ke tingkat Nasional, ” Harapnya. (Ryz)