IDNMetro.com, Taput – Sikap dan tindakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Kijo Sinaga menjadi bahan perbincangan ditengah-tengah masyarakat saat ini,khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).Pasalnya tunjangan para ASN sampai saat ini belum dibayarkan,dan hanya gaji pokok yang dibayarakan.
“Tunjangan istri dan anak serta beras belum dibayarkan,cuman hanya gaji pokok yang masih dibayarkan bang” ucap salah seorang ASN kepada media,Sabtu 7 Oktober 2023.
“Ini masalah kehidupan dan hak kami bang.Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran tunjangan ini untuk kebutuhan Hak Azasi Manusia (HAM),namun saat ini hanya kita dapat dan yang dibayarkan masih gaji pokok,sementara yang mau kita tutupi sangat banyak bang” Ucap sejumlah ASN Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara,sambil meminta namanya tidak dipublikasi.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tapanuli Utara (Taput) Kijo Sinaga ketika dikonfirmasi soal tunjangan gaji pada ASN 1 bulan belum cair dan apa kendala mengatakan tidak ada kendalah, dan mungkin belum diajukan OPDnya. Biasa diatas tanggal 20-an itu diajukan oleh masing-masing OPD bang.
Selanjutnya, awak mediapun kembali mengkonfirmasi soal DAU triwulan III, apakah mungkin DAU triwulan III sudah habis, atau DAUnya mendahului untuk pembayaran proyek bapak? Terkait pertanyaan yang dilontarkan awak media lewat whatsup, Kepala BPKAD Taput memilih diam atau bungkam tanpa ada balasan.
Terpisah, Nasib Simamare Keuangan BPKAD Taput ketika ditayai awak media mengatakan rerkait tunjangan ASN melalui Kaban saja, supaya ada perintah pimpinan terangnya.
Menanggapi hal itu,Ir.I.Djonggi Napitupulu menyampaikan saran,” atas tidak dibayarkannya tunjangan triwulan III ini,kita harapkan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera menangani atas permasalahan tidak dibayarkannya tunjangan ASN di Kabupaten Tapanuli Utara ini,sebab ini menyangkut hak dan kehidupan keluarga para ASN”.
Apabila kita melihat jumlah ASN di Kabupaten Tapanuli Utara yang tidak dibayarkan tunjangannya,tentu sudah sangat luar biasa dugaan korupsi dugaan pencucian uang yang terjadi.”Usut tuntas kasus ini,jangan berikan peluang bagi orang terindikasi melakukan korupsi merajai praktek ini” tegas Djonggi.
Laporan : Dedy Hutasoit