IDNMetro.com, Taput – Dianggarkan milyaran rupiah, pembangunan Sport center di Desa Parbubu Dolok, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mangkrak ditengah jalan.
Padahal pembangunan sport center tersebut sudah menghabiskan dana milyaran rupiah, dari anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Utara dari Dinas PUPR dan Dinas Perkim beberapa tahun silam.
Menurut kabar yang beredar, jika Pembangunan sport center di Desa Parbubu Dolok, Kecamatan Tarutung yang mangkrak ini, direncanakan untuk fasilitas penunjang sarana olahraga dan sudah tidak dilanjutkan lagi. Di mana pekerjaannya terhenti sejak satu tahun terakhir.
Pantauan awak media, terlihat bangunan yang menghabiskan dana milyaran rupiah tersebut, bagian fisiknya baru sebatas tiang gawang bola dan lokasinya pun sudah seperti kubangan kerbau dań di tumbuhin semak belukar.
Hal ini di akibatkan karena pembangunan mangkrak, yang sudah terlalu lama. Sehingga sudah seolah tak terurus dan ditumbuhi semak belukar.
Menanggapi hal ini, Fulkam Tampubolon, ikut angkat bicara.
Ia menyebutkan, terkait pembangunan Sport center yang telah menghamburkan uang rakyat sekian milyar tersebut.
Fulkam juga menyampaikan bahwa anggaran yang dikucurkan pemerintah, untuk pembangunan Sport center ini dianggap terbuang sia-sia.
“Pembangunan 2 tahun dengan dana milyaran rupiah, baru sebatas bangunan fisiknya. Sebatas tiang gawang bola ,” terangnya.
Berdasarkan data yang saya tau, jika pelaksanaan proyek pembangunan Sport center ini bersumber dari dana APBD Taput tahun 2021, 2022 dan 2023.
Kepala Dinas Perumahan dań Kawasan Pemukiman, Budiman Gultom saat dikonfirmasi media idnmetro. com melalui selulernya terkait pembangunan sport center tidak menjawab.Kami,(21/03/2024)
Begitu juga Kepala Dinas PUPR Taput, Dalan Simanjutak tidak aktif.
Sementara Bupati Tapanuli Utara, Drs. Nikson Nababan saat di konfirmasi melalu whatsApp terkait anggaran pembangunan sport center tahun 2022, dan berapa dana pematangan lahan sport center yang 4,9 hektar itu. Bupati belum menjawab.
Kapolres Kabupaten Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak,S.I.K, M.H, mengatakan, kami cek satu persatu Soalnya, banyak aduan Tipikor bulan,”ujarnya. (Dedy Hutasoit)
















