Model
Berita Daerah

Lomba Literasi Gagal Diselenggarakan di Taput, Mungkinkah Yayasan Bisukma Tidak ada Pemberitahuan?  

×

Lomba Literasi Gagal Diselenggarakan di Taput, Mungkinkah Yayasan Bisukma Tidak ada Pemberitahuan?  

Sebarkan artikel ini

IDNMetro.com, Taput – Terkait Lomba Literasi yang tertunda dilaksanakan pada, Senin 31 Juli 2023 di Gedung Nasional Tarutung menjadi bahan perbincangan ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara. Pasalnya, tiba-tiba peserta Lomba Literasi tidak dihadiri,sementara undangan sebelumnya sudah berjalan untuk 15 SMP dari 15 Kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Utara.

“Tujuan Lomba Literasi ini adalah memperluas wawasan dan memperoleh informasi baru,dan meningkatkan kemampuan interpersonal seseorang akan semakin baik,serta Mengasah kemampuan dalam menangkap dan memahami informasi dari bacaan.Bukan untuk alat politik,seperti yang disampaikan seseorang wartawan pada Media Sosialnya,ini tahun politik”.tulisnya pada facebook,ucap Ir.I.Djonggi Napitupulu.

Model

Lanjut Djonggi mengatakan,kegiatan Lomba Literasi tingkat SMP yang diselenggarakan oleh BISUKMA murni untuk kepentingan peningkatan mutu Pendidikan,dan tidak ada unsur mengarah politik,”jangan-jangan ada cebong kampret yang menggagalkan kegiatan ini,hanya untuk cari muka” ujarnya.

“Mungkinkah Yayasan BISUKMA tidak memberikan pemberitahuan atas rencana kegiatan perlombaan ini sebelumnya,sebab panitia kegiatan saja ada dari kalangan sekolah yang bersangkutan?”.

Namun sebaiknya,untuk membuktikan kebenarannya terkait banyaknya alasan yang disampaikan oleh pihak dinas Pendidikan terkait Legalitas BISUKMA dan aturan-aturan yang disampaikan,sebaiknya BISUKMA melalui Humas’nya segera membuat keberatan ke DPRD Tapanuli Utara,agar diundang yang bersangkutan untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP),dengan tujuan supaya akar permasalahan ketahuan,siapa dibaliknya ini semua tegas Djonggi mengatakan.

Anggota DPRD Tapanuli Utara Parsaoran Siahaan,saat dimintai keterangannya terkait tertundanya acara Lomba Literasi tingkat SMP dengan alasan yang cukup banyak disampaikan oleh Dinas Pendidikan mengatakan,”tentu pihak Yayasan BISUKMA menyampaikan keberatannya kepada DPRD,supaya mereka Dinas Pendidikan dan Yayasan BISUKMA kita undang Rapat Dengar Pendapat (RDP),siapa yang benar dari kedua belah pihak dapat kita temukan”.

Terkait kegiatan untuk meningkatkan mutu pendidikan janganlah ada yang intervensi,jangan semua kegiatan dibawa keranah politik,masa kegiatan Lomba Literasi tingkat SMP dibawa-bawa ke tahun politik,apa SMP sudah dapat memilih? tanya Parsaoran.

Pendiri Yayasan BISUKMA Dr.Erikson Sianipar,MM,saat dihubungi wartawan  melalui selulernya terkait tertundanya Lomba Literasi di Gedung Nasional Tarutung,”saya sedang berada di luar negeri,nanti setelah pulang nanti saya jelaskan ya” terangnya, Rabu 9 Agustus 2023.

Laporan : Dedy Hutasoit

Model
Model