IDNMetro.com, Labuhanbatu – Koalisi Mahasiswa Progresif Anti Korupsi Sumatera utara mengelar aksi unjuk rasa di kantor kejaksaan Negeri Labuhanbatu di jalan Sisingamaraja, Rantau Prapat, Rabu (13/5/2026).
Aksi yang di mulai jam 14.39 di depan kantor kejaksaan bentuk penyaluran aspirasi terkait lambatnya penangan kasus dugaan penanganan tindak pidana korupsi di beberapa Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Labubuhanbatu.
Puluhan massa yang datang menbawa spanduk bertuliskan panggil dan periksa seluruh pihak yang terlibat serta pengeras suara dan meminta tuntunan mereka adalah agar pihak kejaksaan segera menuntaskan penyelidikan dan memanggil serta periksa Kadis Disperindag, Kadis PUPR dan Kades Desa Janji atas kasus dugaan korupsi.
Koordinator lapangan Syaputra dalam orasinya meminta Kejaksaan Negeri Labuhanbatu memanggil dan periksa Disperindag dugaan korupsi pengadaan belanja fiktif pada tahun anggaran 2024 dengan kode RUP 37287783 di antara belanja jasa tenaga operator komputer, belanja jasa keamanan serta retribusi parkir.
Sementara untuk Dinas PUPR dugaan mark up proyek lanjutan peningkatan jalan Padang Haloban dan Padang rapuan Kecamatan Bilah barat dengan dana 1.4 Miliar, belum setahun kondisi jalan menunjukan kerusakan dan ruas jalan Suka makmur – Tanjung harapan terdapat kekurangan volume dan mutuh pekerjaan.
” Untuk Kades Janji adanya dugaan praktik korupsi pengadaan terkait hewan ternak yang bersumber dari anggaran ketahanan pangan dan penyelewengan dana desa.
Selanjutnya Koordinator Aksi Dedi Siregar dalam dalam orasi meminta Kejari dapat memanggil dan periksa Kadis Disperindag , PUPR dan Kades Janji, karena beberapa kali menyampaikan laporan tidak pernah di respon atau ditanggapi, untuk itu kami segera laporkan di jawab, katanya.
Menangapi hal ini Kasubsi II intel Irfan “Kami terima secara lisan maupun tulisan melalui PTSP , silahkan sampaikan laporan, karena masalah korupsi sangat kompleks , dua dari SKPD dan satu kades , kita akan memanggil kalau ada bukti yang di sampaikan, nanti akan melakukan penyelidikan, saya yang terima, ujarnya
Aksi berjalan damai dan bubarkan diri dan pihak menerima laporan dan akan berjanji menindaklanjuti. (BS)









