Model
Berita Daerah

Meskipun Dirazia, Jaringan Narkoba RS Tetap Beroperasi di Pulo Gumba

×

Meskipun Dirazia, Jaringan Narkoba RS Tetap Beroperasi di Pulo Gumba

Sebarkan artikel ini
Teks dan Photo : Ilustrasi

IDNMetro.com, Pematangsiantar – Aktivitas peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Rakutta Sembiring, Lorong XX, Simpang Pulo Gumba, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, semakin meresahkan warga. Meski beberapa kali dilakukan penggerebekan, peredaran barang terlarang tersebut justru kian marak dan seolah tidak terhentikan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa aparat kepolisian Polsek Siantar Martoba sempat menangkap dua orang yang diduga pelaku peredaran sabu, masing-masing berinisial DK (warga setempat) dan DD (warga Parluasan). Namun, keduanya diduga dilepaskan pada malam itu juga.

Model

“Jelas kami lihat mereka ditangkap, tapi besok paginya sudah kembali berkeliaran di lokasi,” ungkap seorang warga berinisial P kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan sumber yang dipercaya, sabu-sabu tersebut disebut milik seorang bandar berinisial RS. Di lapangan, peredaran dikendalikan oleh orang kepercayaan RS berinisial F. JD bertugas memegang barang dan uang, sedangkan CN menerima pembayaran dari pembeli, mengambil sabu dari JD, lalu menyerahkannya kepada pembeli. Aktivitas mereka bahkan dikawal oleh seorang pemantau yang dikenal dengan sebutan “Kenjiro”.

Lokasi transaksi diduga berada di area belakang rumah seorang warga bernama M**a yang dipagari seng, sehingga dianggap strategis dan sulit diakses pihak luar.

Warga berharap Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur Sitinjak, segera turun tangan dengan menurunkan tim khusus untuk menindak jaringan ini.

“Kami minta tindakan tegas, karena situasi ini sudah sangat meresahkan,” tegas warga.

Kapolsek Siantar Martoba, AKP Restuadi, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (27/9), belum memberikan tanggapan terkait hal ini.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar AKP Irwanta Sembiring yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan belum menerima laporan terkait penggerebekan tersebut.

“Belum monitor, Polsek mana yang razia tadi?” tulisnya melalui pesan singkat.

Ketika ditanya apakah Polsek dapat melakukan razia tanpa koordinasi dengan Unit Narkoba, ia menjawab, “Bisa saja, karena biasanya ada laporan masyarakat.”

Terpisah, Kepala BNNK Pematangsiantar, Mushab Aulia Arief Hasibuan, S.Sos, mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan.

“Terima kasih informasinya, pak. Biar kita tindaklanjuti,” tulisnya melalui pesan WhatsApp. (Tim)

Model
Model