IDNMetro.com, Pematangsiantar – Sebanyak 275 Sertifikat Tanah Jalan di Kota Pematangsiantar melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diserahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar. Penyerahan sertifikat tersebut langsung diterima Walikota Pematangsiantar dr. Susanti Dewayani, SpA, di Ruang Rapat Kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar, Selasa (20/12/2022) sekira jam 14.00 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, dr Susanti mengucapkan terima kasih kepada BPN Kota Pematang Siantar dan seluruh jajaran yang telah memberikan fasilitas kemudahan untuk mengurus sertifikasi melalui Program PTSL.
“Alhamdulillah hari ini sudah 485 sertifikat selesai, dan sebagian memang badan jalan yang memang harus disertifikatkan,” kata dr Susanti.
Hal tersebut, lanjutnya, sesuai dengan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar Pemko Pematangsiantar segera menyelesaikan sertifikat tanah badan jalan di Kota Pematangsiantar dan juga aset-aset lainnya.
“Ini suatu hal yang luar biasa karena cepat sekali kita laksanakan. Sekali lagi terima kasih,” ucap dr Susanti.
Terkait sertifikat atas nama perorangan dan badan hukum yang juga melalui Program PTSL, dr Susanti mengaku siap bersama BPN langsung menyerahkannya ke masyarakay.
“Kita serahkan ke tempat masing-masing atau door to door, atau bahkan saat perayaan Natal nanti kita bisa turun. Kalau saya tidak ke mana-mana dan pas berada di Siantar, kita serahkan kepada masyarakat langsung. Sehingga masyarakat akan merasa Pemko Pematangsiantar hadir,” sebut dr Susanti.
Ke depan, dr Susanti berharap antara Pemko Pematangsiantar dan BPN supaya lebih bersinergi. Sehingga tidak sampai tahun 2024, seluruh sertifikat sudah selesai.
“Kita kejar lagi supaya mungkin di tahun 2023 selesai. Semoga kegiatan-kegiatan yang ke arah yang baik untuk pengembangan Kota Pematangsiantar dapat kita laksanakan,” tukasnya.
dr. Susanti mengaku akan terus mendukung dan menyukseskan Program PTSL di Kota Pematangsiantar.
“Mari kita berkerja bersama-sama untuk mensukseskan PTSL. Kami atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar berharap penyelenggaraan PTSL tahun 2023 dapat lebih ditingkatkan, khususnya untuk pensertifikatan tanah milik Pemerintah Kota Pematangsiantar. Sehingga seluruh tanah milik Pemerintah Kota Pematangsiantar pada akhirnya telah disertifikatkan. Semoga Program PTSL ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Pematangsiantar sehingga dapat mewujudkan Pematangsiantar yang Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas,” paparnya.
Sebelumnya, Kepala BPN Kota Pematangsiantar Pangasian Hatigoran Sirait SKom menerangkan, tahun 2022 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamanatkan 455 aset Pemko Pematangsiantar harus tersertifikatkan.
“Puji Tuhan, pada hari ini kami laporkan bahwa capaian kita adalah 485 sertifikat. Jadi saat ini mencapai di atas 100 persen daripada yang dibebankan KPK,” sebutnya.
Pencapaian tersebut, lanjutnya, tersebar di delapan kecamatan yang ada di Kota Pematangsiantar. Selasa (20/12/2022) BPN menyerahkan 275 sertifikat yang tersebar di delapan kelurahan, yaitu Bah Sorma 20 sertifikat, Naga Huta Timur 13, Parhorasan Nauli 36, Naga Huta 1, Pematang Marihat 59, Suka Raja 5, Tong Marimbun 34, dan Setia Negara 107, dengan total 275 sertifikat.
Pangasian mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemko Pematangsiantar kepada program dilaksanakan BPN, khususnya dalam rangka PTSL.
“Kota Pematangsiantar telah memberikan pengurangan kewajiban pembayaran BPHTB sebesar 75 persen. Sehingga masyarakat yang mengikuti program PTSL ini merasa dimudahkan dan bersyukur atas kebijakan yang diberikan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Sehingga beban BPN berkurang banyak. Karena kemarin seringkali tidak tercapainya Program PTSL di wilayah Kota Pematang Siantar,” terangnya.
Masih kata Pangasian, selain 485 sertifikat aset Pemko Pematangsiantar, terdapat juga sertifikat atas nama perorangan dan badan hukum yang diterbitkan bersamaan, yaitu 1.515 sertifikat atas nama perorangan dan badan hukum gereja.
“Dari 1.515 ini didominasi warga Kota Pematangsiantar. Karena kami sudah selesai mengerjakan dan menyelesaikan Program PTSL ini, kiranya Ibu Walikota sudi mendampingi atau menyerahkan sertifikat ini ke masyarakat,” pintanya.
Turut hadir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Budi Utari Siregar AP, Asisten Perekonomian Kota Pematangsiantar Zainal Siahaan SE MM, Asisten Administrasi Umum Drs Pardamean Silaen MSi, Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely, Plt Kepala BPKD Kota Pematangsiantar Hj Masni SE, Inspektur Kota Pematangsiantar diwakili Sekretaris Berlin Sijabat, Kabid Aset BPKD Alwi Adrian Lumban Gaol SSTP MSi, Kabag Pemerintahan Robert Sitanggang SSTP, Kasi Pendaftaran dan Penetapan Hak Zulkarnain SH MHum, dan Kasi Pengadaan Tanah Nining Surati SST. (*)
















