IDNMetro, Com Labuhan Batu- Memperingati hari Ulang Tahun jadi Pemkab Labuhan batu Ke-78 dengan tema” bangkit bersama bolo labuhan batu” Organisasi Perangkat Daerah menampilkan berbagai program pembangunan di stand pameran di eks Pasar baru jalan Dipanegoro, Selasa 17 Oktober 2023 Rantau Prapat.

Dalam memeriahkan HUT Pemkab salah satu stand pameran yang menarik perhatian pengunjung milik Dinas Pertanian , di mana Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Dharma Wanita Persatuan yang menampilkan jenis racun tanaman dan hasil budidaya pertanian berbagai jenis tanaman bibit sayuran seperti, Cabai, Terong, Tomat dan lainnya.
Dari pantauan awak media di stand pameran Dinas Pertanian terlihat telah menyediakan bibit tanaman yang akan di bagikan terlihat antusias pengunjung untuk mendapatkan secara gratis bibit sayuran seperti, Cabai, Terong, tomat dan lain lainnya.
Seeorang pengunjung Tuti menuturkan, saya berterima kasih kepada Dinas pertanian yang telah memberikan bibit sayuran ,saya akan pekarangan serta manfaatkan di tanam di pekarangan rumah , katanya.
Terpisah seorang ibu rumah tangga Diana mengatakan,” saya pikir bibit ini di beli , ternyata tidak, dengan tanda tangan buku tamu pengunjung mendapatkannya, syukurlah Pemkab memperhatian masyarakat , ungkapnya.
Ketika konfirmasi Kadis Pertanian Ir. Agus Salim Ritonga Rabu 18 Oktober 2023 menyampaikan,” dimana kita akan membagikan bibit sayuran ini kepada pengunjung, untuk dapat di tanam di pekarangan rumahnya, jadi secara ekonomis dapat membatu untuk kehidupun sehari harinya, jelasnya.
Saya sangat mendukung progaram bapak Bupati Labuhan batu dr. Erik Adtrada Ritonga M.K.M untuk konsep pemanfaatan pekarangan rumah untuk bercocok tanaman jenis sayuran, ini dapat membantu dalam situasi ekonomi yang kurang menguntungkan.
“Sudah dua hari ini sekitar 2000 bibit tanaman sayuran, Cabai, Terong, Tomat telah kita bagikan kepada pengunjung, di mana Dinas Pertanian menyediakan sekitar 4000 bibit tanaman untuk pengunjung, nantinya saya dapat memberikan apresiasi dan motivasi bagi masyarakat yang kesulitan lahan pertanian , tetapi kesulitan itu dijawab, ” minimal dapat menaman di sekeliling rumah untuk meringankan ekonomi rumah tangga, tutupnya.
Laporan :Brexon Sitorus









