Masyarakat Desa Sidingkat, Paluta Lakukan Aksi Demo  Ke Polres Tapsel 

Teks dan Photo : Aksi demo di Polres Tapsel
Teks dan Photo : Aksi Demo di Polres Tapsel

IDNMetro.com, Padangsidempuan – Ratusan warga Desa Sidingkat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta (Padang Lawas Utara) melakukan aksi ke Polres Tapanuli Selatan, Kamis (30/6/2022).

Kedatangam mereka ke Polres Tapanuli Selatan meminta supaya Safui Rambe dibebaskan dari tersangka dugaan stempel palsu dalam surat tanah Hulayat, Desa Sidingkat yang diperkarakan pada tahun 2017 sampai saat ini.

Dalam orasinya, Parulian Siregar selaku Kordinator Aski meminta kepada Kapolres Tapsel AKBP Roman Supaya mencabut nama Safii Rambe dari tersangka.

Dikatakan Parulian, sebab dikala itu Safii Rambe merupakan kepala Desa yang sah.

Selain itu, dalam operasinya Parulian Siregar juga meminta kepada Kapolres Tapsel supaya mencopot Kasat Reskrim Tapsel AKP Roni diduga tebang pilih terhadap laporan mereka yang tidak ditanggapi oleh Kasat Reskrim Polres Tapsel.

Baca Juga :  Wirausaha Pemula di Aceh Timur Dapat Bantuan Mesin Jahit dari Pokir Martini

Sementara pihak pelapor kedua merupakan Riski Basyah berstatus berdomisili yang sama di Desa Sidingkat, Kecamatan Padang Bolak melaporkan Safii Rambe atas dugaan surat dan stempel palsu yang langsung di tanggapi oleh Kasat Reskrim Polres Tapsel APK Roni.

“Kami masyarakat Sudingkat meminta kepada Kapolres untuk mencopot Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Roni” Kata Parulian Dalam Orasinya.

Kami menduga  Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Ribu melakukan tebang pilih terhadap laporan kami, hal inilah kami turun kejalan pada hari ini sambung Parulian.

Untuk itu, kami tidak akan pulang sebelum ada pencabutan nama tersangka Safii Rambe menjadi tidak tersangka Kata Parulian.

Sementara itu, Kapolres AKBP Roman menanggapi orasi tersebut dan meminta supaya sepuluh perwakilan masyarakat dari Desa Sidingkat, Kecamatan Oadang Bolak, Kabupaten Paluta agar mau berdiskusi kedalam Aula Polres Paluta.

Baca Juga :  Aksi Demo Aliansi Ormas Minta Pertanggung Jawaban Pengajuan yang Diabakaikan PT UJS dan PT Hutama Karya

” Saya selaku Kapolres Tapsel minta sepuluh perwakilan masyarakat dan prangkat desa dapat masuk untuk berdiskusi soal ini” Kata Kapolres.

Menanggapi hal itu, Parulian Siregar selaku Kordinator aksi mengatakan “kami belum siap untuk masuk ke dalam aula sebab kami perlu bermusyawarah dengan Bapak Safii Rambe, untuk itu kami akan menyurati Polres Tapsel dalam waktu dua hari .

Sebelum Aksi unjuk rasa membubarkan diri, terlihat disana para pengunjuk rasa bersalaman kepada Kapolres AKP Tapsel AKBP Roman. (RML /RYANLIAN LUBIS)