IDNMetro.com, Pematangsiantar – Perayaan Paskah tahun 2025 yang digelar oleh HKBP Distrik V Sumatera Timur berlangsung penuh khidmat dan sukacita pada Minggu, 18 Mei 2025. Ratusan jemaat dari berbagai wilayah turut ambil bagian dalam perayaan yang mengusung tema “Berubahlah oleh Pembaruan Budimu” yang diambil dari Roma 12:2b.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi yang dimulai dari Jalan Melanthon Siregar, Pematangsiantar, dan berakhir di HKBP Nauli Resort Tapian Nauli. Prosesi berlangsung tertib dan penuh semangat kebangkitan, menandai awal dari ibadah Paskah yang menyentuh hati.

Ibadah dipimpin oleh pimpinan HKBP Distrik V bersama para pendeta dan pelayan gereja. Liturgi yang dibawakan dengan penuh semangat diiringi oleh lagu-lagu pujian rohani, menciptakan suasana yang mengangkat iman dan semangat kebangkitan Kristus.

Praeses HKBP Distrik V Sumatera Timur, Pdt. Amin Amir Zaitun Sihite, dalam pesannya menyampaikan ajakan kepada seluruh warga jemaat untuk terus melakukan pembaruan diri, baik secara pribadi maupun institusional. “Melalui perayaan Paskah ini, saya mengajak seluruh warga HKBP Distrik V untuk berubah dan berbaik budi. Kita perlu memperbarui kebiasaan serta komitmen kita agar HKBP dapat menjadi berkat bagi dunia berdasarkan sabda Tuhan,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny. Liswati Wesly Silalahi, yang turut hadir dalam perayaan tersebut, juga menyampaikan pesan serupa. Ia menekankan pentingnya pembaruan pikiran dan tindakan, tidak hanya menjadikan Paskah sebagai perayaan seremonial semata. “HKBP sebagai institusi keagamaan besar memiliki tanggung jawab moral untuk melakukan transformasi internal, baik dalam pelayanan maupun dalam pengembangan kapasitas sumber daya jemaat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar sangat menghargai peran gereja dalam membina umat dan berharap gereja terus menjadi terang dan garam bagi lingkungan sekitar serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Perayaan Paskah tahun ini tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarjemaat dan memperkuat peran gereja dalam pelayanan sosial. Dengan semangat kebangkitan Kristus, jemaat diajak untuk terus melayani dengan kasih, hidup dalam integritas, dan menjadikan firman Tuhan sebagai terang dalam setiap langkah kehidupan. (Red)















